Penipuan Online Masih Marak di Indonesia

Perayaan hari besar seperti Natal dan Lebaran biasanya diikuti dengan meningkatnya jumlah transaksi belanja. Toko online kini sudah jadi menjadi pilihan sebagian orang untuk mendapatkan barang yang dibutuhkannya.

Semakin banyaknya pengguna internet di Indonesia juga mendorong peningkatan tren belanja online. Seiring dengan meningkatnya potensi pasar tersebut jumlah toko online pun turut menjamur.

Menurut studi yang dilakukan oleh Harvard School of Business yang dilakukan pada akhir Agustus 2012, nilai pasar e-commerce Indonesia sudah mencapai USD 0,9 milyar pada 2011.

Namun, jumlah penipuan yang dilakukan dengan berkedok toko online juga semakin marak.

"Tren belanja online yang meningkat di Indonesia mendorong potensi penipuan berkedok toko online juga makin meningkat," ujar Aulia Fajar Huriadi, Business Manager Trend Micro kepada Liputan6.com, Kamis (27/12/2012).

Sayangnya, Trend Micro sebagai perusahaan pembuat antivirus masih belum memiliki data statistik aktivitas penipuan online yang terjadi di Tanah Air. Meskipun demikian, Aulia memprediksi angka penipuan yang berkedok toko online akan terus meningkat.

Selain itu, penegakan hukum yang mengatur transaksi online di Indonesia masih belum sepenuhnya dijalankan. Hal ini juga yang membuat para pelaku penipuan online bisa lebih leluasa untuk melakukan aksinya. Antisipasi yang bisa dilakukan agar tidak tertipu di ranah online adalah dengan lebih teliti dan waspada saat berbelanja secara online.

Berikan Komentar Anda Disini :
Hampir dua tahun belakangan ini, industri film indonesia sedang dalam .
Siapa sih yang nggak kenal sama Beyonce? Kalian para Beyhive .
Ratu Felisha si Cewek Indonesia.