Ini Yang Terjadi Pada Kelamin Wanita Jika Jarang Berhubungan Intim

Hubungan intim merupakan aktifitas rutin yang biasa dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah, sebab hubungan intim bisa banyak memberikan manfaat untuk tubuh dan kesehatan. hubungan intim juga bisa menurunkan tingkat strees. Namun jika wanita yang sudah biasa melakukan hubungan intim, dan harus menunda hubungan intim dalam waktu yang cukup lama, hal tersebut bisa menimbulkan permasalahan pada kelamin wanita, apa saja masalah tersebut.??

Ada Rasa Tidak nyaman

Kelamin wanita yang sudah biasa menjalankan hubungan intim tentu akan mengalami perubahan saat tidak melakukannya lagi. Ada efek samping terhadap kelamin wanita jika berhenti atau jarang bercinta. hubungan intim yang terasa sakit karena otot-otot Anda lama tidak digunakan. Hal ini memberikan rasa ketidaknyamanan saat bercinta, ada baiknya, sebelum bercinta melakukan dengan pelumas, atau jika tidak ingin menggunakan pelumas anda bisa melakukannya secara perlahan dan jangan terburu buru.

Terlalu rapat

Mungkin anda bisa mengakali dengan pelumas saat melakukan aktifitas keintiman, namun ada beberapa kejadian, Otot kelamin wanita bisa semakin kencang sehingga penetrasi sangat tidak mungkin dilakukan. Kondisi ini diberi nama dengan vaginismus dan ada beberapa alasan mengapa hal ini bisa terjadi. Salah satunya akibat pemerkosaan, kekerasan, atau pelecehan.

Hasrat berkurang

Jika wanita yang sudah biasa bercinta, lalu menghentikan sementara aktifitas intimnya. Ini bisa membuat pengaruh terhadap dorongan nafsu. Sebab tubuh yang biasa orgasme harus tidak orgasme dalam waktu yang cukup lama, sehingga ikut mengurangi keinginan untuk bercinta.

Berikan Komentar Anda Disini :
masalah bamper belakang, biasanya langsung terbesit keseksian dari bokong Kim .
Menurunnya Kinerja intim yang di pengaruhi oleh hormon tidak hanya .
Banyak hal yang mampu mempengaruhi kualitas sperma pria. Sperma merupakan .