Gambar tentang Tanda kesuburan wanita

Wanita ternyata menunjukkan tanda-tanda khusus ketika dalam masa subur. Namun, sering kali tak disadari orang-orang di sekitarnya. Misalnya saja, bagian pipi yang berubah menjadi kemerahan saat memasuki masa paling subur. Perubahan warna memang begitu halus dan samar terlihat sehingga tak ada yang menyadarinya. Dari hari pertama anda haid, hingga ovulasi disebut sebagai fase folikuler.  Kemudian, dari masa ovulasi sampai akhir fase haid anda, disebut sebagai fase luteal, yang biasanya berlangsung 12 hingga 16 hari.

Wanita awam pada umumnya tidak akan tahu persis kapan dirinya tengah dalam masa subur atau tidak, terutama bagi wanita yang memiliki siklus mentruasi yang tidak tentu. Selain menggunakan alat dan rumus perhitungan untuk mengetahui periode masa subur, sebenarnya saat memasuki masa subur ada beberapa perubahan yang terjadi pada tubuh Anda yang bisa Anda rasakan dan bisa Anda amati dari banyak hal, mulai dari perubahan suhu tubuh hingga kekentalan lendir di daerah kemaluan, yang selanjutnya bisa kita katakan sebagai tanda-tanda wanita sedang dalam masa subur.

 Berikut tanda-tanda pada wanita yang memasuki masa subur  :

  • Perubahan cairan serviks
    seorang wanita yang mendekati masa ovulasi,akan terjadi perubahan dari kepekatan dari cairan serviks.saat wanita sedang tidak subur (tidak berovulasi) maka cairannya lebih pekat atau bisa juga tidak ada sama sekali cairannya.sedangkan saat wanita mendekati masa subur (ovulasi) maka cairannya akan berwarna lebih jernih,cair,jernih dan kenyal seperti putih telur.sehingga hal ini akan mempermudah sperma untuk berenang menuju indung telur.
     
  • Sangat bergairah
    kebanyakan wanita akan merasa lebih bergairah untuk melakukan hubungan intim pada saat sedang berovulasi [subur].
     
  • Perubahan temperatur tubuh.
    Pada saat menjelang subur (ovulasi),suhu tubuh akan naik dari suhu normal sekitar 0,2 derajat celcius atau sedikit lebih dari itu.
     
  • Perubahan posisi serviks (leher rahim)
    posisi serviks mengalami sedikit perubahan menjelang ovulasi.area tersebut melembut dan terbuka saat wanita sedang subur [ovulasi],sehingga memudahkan sperma untuk berenang dan bertemu sel telur dituba fallopi (saluran telur)
     
  • Peningkatan produksi lendir vagina
    Setiap bulannya wanita mengalami peningkatan produksi lendir, akibat perubahan hormon ketika memasuki masa subur. Lendir ini biasanya jernis, licin, dan elastis. Peningkatan produksi dimaksudkan mempermudah sperma memasuki tuba falopii dan membuahi ovum

 

 

 

 

 

 

Berikan Komentar Anda Disini :