5 Film Laga Vampir Dengan Keuntungan Paling Tinggi

Sudah banyak film bergenre Laga Vampir yang menghiasi dunia film internasional dan beberapa diantaranya telah sukses menghipnotis penonton. Sebelumnya Film Film "Underworld: Blood Wars” yang bergenre Laga vampir sudah tayang di Indonesia pada Bulan November sementara akan tayang di Amerika Serikat Pada tanggal 6 Januari 2016. Film ini dibintangi oleh Kate Beckinsale dan Theo James menceritakan tentang pertarungan sengit antara vampir dan manusia serigala.

Namun sepanjang Film Hollywood Sudah banyak Film yang mengusung tema Laga Vampir dan beberapa diantaranya sukses dan merajai Box Office. Dan hanya ada beberapa Film Laga Vampir yang mencatatkan nama sebagail Film Action terlaris di Dunia. Berikut adalah 5 film laga vampir paling laris.

5 Film Laga Vampir Paling Laris

 

1.Van Helsing (2004)

Film ini pertama kali rilis pada tahun 2004, film ini telah berhasil mencatatkan pendapatan kotor secara global Rp 4triliun. Film ini pun menjadi Film Vampir Action paling laris sepanjang masa. Film produksi Universa Pictures ini berhasil mendapatkan keuntungan dua kali lipat dari biaya produksinya yang hanya sebesar Rp 2 triliun.

2.Underworld: Awakening (2012)

Film ini rilis pada tahun 2012 dan telah berhasil menghipnotis para penontonnya. Film ini merupakan seri ke Empat dari Underworld. Film ini mencatatkan keuntungan global kotor sebesar Rp 2.1 Triliun dengan biaya produksi Rp 948 Miliar

3.Blade II (2002)

Film ini berhasil mendapatkan pendapatan kotor sebesar Rp 2 Triliun. Film ini di produksi dengan biaya Rp 731 miliar. Film ini di sutradarai oleh sutradara Guillermo del Toro hanya berbeda tipis dengan film Underworld: Awakening.

4.Blade (1998)

Film ini rilis pada tahun 1998 dan berhasil mendapatkan keuntungan kotor sebesar Rp 1.8 triliun dari biaya produksi Rp 609 miliar

5.Blade: Trinity (2004)

Film ini berhasil mendapatkan pendapatan kotor sebesar Rp 1.7 triliun dari biaya produksi mencapai Rp 881 miliar.

Berikan Komentar Anda Disini :
Kinerja apik yang ditorehkan oleh Paul McGuigan dalam menyutradarai serial .
Hampir dua tahun belakangan ini, industri film indonesia sedang dalam .
Editor majalah Miranda Priestly kembali menghantui mantan asistennya Andy Sachs .